Pertengahan Juni gw dapat Surat Edaran yang menyatakan bahwa saya diundang mengikuti diklat prajabatan di Balai Diklat Keuangan Malang pada 4-15 Juli 2011. Tanggal 3 Juli 2011 gw berdua (bersama bocah asli Kepanjen, Faruq) pun berangkat dari Kepanjen menuju Kota Malang via angkot, dua kali ganti nyampe laah, maunya sih naek motor biar bebas kema-mana tapi aturan prajab melarang pesertanya membawa kendaraan pribadi ckck.
Singkat cerita kami pun nyampe Balai Diklat Keuangan Malang, begitu datang Om Satpam langsung mempersilahkan kita mencari kamar masing-masing, gw dapat kamar C.2.03 dan temen gw C.2.11, wah jauh juga pikir kita, mana kita gak begitu kenal dengan kebanyakan peserta lainnya. Setelah masuk dan mencari ternyata dua kamar itu berhadap-hadapan, ternyata selain itu di setiap pintu kamar ada tulisan nama kita masing-masing, satu kamar tiga orang.
Kamar gw kosong tapi ada asbak merah diatas meja,
"wah mantep nih berarti ngerokok gak dilarang" batin gw.
Setelah buka-buka lemari ternyata ada tas, ternyata benar gak lama kemudian dua penghuni lainnya sudah datang duluan, pantes anak pedalaman datengnya pagian :hammer, tersebutlah Awang asli Trenggalek dan Daniel asli Jogja yang bermukim di Ruteng, pedalaman NTT. Si Awang orangnya rajin belajar dan rapi tempat tidurnya, kontras dengan si Daniel yang hampir gak belajar sama sekali, tapi asik juga jadi ada temen ga belajar juga gw haha, walaupun begitu setidaknya saya baca modul sedikit lah, hari kedua enam pelajaran atau enam modul, saya baca tiga perempat modul alias ga sampe satu itupun sekadar mengerjakan soal-soalnya, mayan lah itung-itung biar ga merasa berdosa daripada ga baca buku sama sekali :hammer.
Oh iya, tempat tidur gw ada di tengah mereka berdua. Dan ternyata kamar C.2.03 ini adalah satu-satunya kamar yang semua penghuninya adalah smoker, haha bebas ngebul dalam kamar pokoknya mah, seringnya jadi base camp juga, yang paling sering mampir adalah Willy asli Jakarta yang hidup di atas pohon di Ende, lalu Valid "Venom (Spiderman)", Prasya, Mukhlis asli Malang, Andre "Sandman" asli Medan, dan kadang Dondy. Acara yang paling sering digelar adalah gaplek bersama, dengan aturan yang kalah dicoreng mukanya dengan abu rokok, aturan pencorengannya adalah pada keempat sisi muka dahulu, lalu berlanjut ke jidat dengan corengan model turus atau seperti perolehan suara, ga lupa dengan backsound lagu-lagu yang kita nyanyikan bersama, dari lagu "Bagimu Negeri" sambil hormat dan mengucap "Lapor! siswa prajab siap dicoret!" hingga "Jambu Alas" hahahh. Tempat favorit gaplek bagi kami (kaum spiderman, memang demikin penamannya :hammer) adalah gaplek di lobby ruang tengah asrama sambil nonton acara TV, tapi terkadang ruangan TV dikuasai para "Hulk" (entah atas dasar apa diberi nama Hulk :hammer) sehingga kami pun maen di balkon kamar saya sambil menikmati pemandangan lalu lintas Kota Malang serta fly-over nya..
Setelah buka-buka lemari ternyata ada tas, ternyata benar gak lama kemudian dua penghuni lainnya sudah datang duluan, pantes anak pedalaman datengnya pagian :hammer, tersebutlah Awang asli Trenggalek dan Daniel asli Jogja yang bermukim di Ruteng, pedalaman NTT. Si Awang orangnya rajin belajar dan rapi tempat tidurnya, kontras dengan si Daniel yang hampir gak belajar sama sekali, tapi asik juga jadi ada temen ga belajar juga gw haha, walaupun begitu setidaknya saya baca modul sedikit lah, hari kedua enam pelajaran atau enam modul, saya baca tiga perempat modul alias ga sampe satu itupun sekadar mengerjakan soal-soalnya, mayan lah itung-itung biar ga merasa berdosa daripada ga baca buku sama sekali :hammer.
Oh iya, tempat tidur gw ada di tengah mereka berdua. Dan ternyata kamar C.2.03 ini adalah satu-satunya kamar yang semua penghuninya adalah smoker, haha bebas ngebul dalam kamar pokoknya mah, seringnya jadi base camp juga, yang paling sering mampir adalah Willy asli Jakarta yang hidup di atas pohon di Ende, lalu Valid "Venom (Spiderman)", Prasya, Mukhlis asli Malang, Andre "Sandman" asli Medan, dan kadang Dondy. Acara yang paling sering digelar adalah gaplek bersama, dengan aturan yang kalah dicoreng mukanya dengan abu rokok, aturan pencorengannya adalah pada keempat sisi muka dahulu, lalu berlanjut ke jidat dengan corengan model turus atau seperti perolehan suara, ga lupa dengan backsound lagu-lagu yang kita nyanyikan bersama, dari lagu "Bagimu Negeri" sambil hormat dan mengucap "Lapor! siswa prajab siap dicoret!" hingga "Jambu Alas" hahahh. Tempat favorit gaplek bagi kami (kaum spiderman, memang demikin penamannya :hammer) adalah gaplek di lobby ruang tengah asrama sambil nonton acara TV, tapi terkadang ruangan TV dikuasai para "Hulk" (entah atas dasar apa diberi nama Hulk :hammer) sehingga kami pun maen di balkon kamar saya sambil menikmati pemandangan lalu lintas Kota Malang serta fly-over nya..

Kegiatan sehari-hari dimulai pukul 5:20 pagi, harus sudah berbaris di lapangan di hadapan om-om TNI dan berakhir hingga malam hari, setelahnya dilanjut gaplek bersama dengan kopi yang kadang gak tanggung-tanggung saya buat (selaku PPK: Pejabat Pembuat Kopi) dengan menggunakan wadah plastik krupuk :hammer. Kadang rokok juga habis, untung temen sekamar pada murah hati ga segan menjadikan rokoknya milik bersama, "Jupuk wae lah, ojo koyo wong susah ngono, ngisin-ngisini cah prodip wae" kata Daniel, yah meskipun selera rokok kita berbeda tapi it doesn't matter, daripada bengong wae kan?
Makan yang dikasih waktu, mandi yang dikasih waktu, benar-benar membuat kami tidak merasa menikmati lezatnya makanan dan indahnya hidup pada awalnya.
Tetapi setelah dua-tiga hari berlalu kamipun bisa beradaptasi. Ya begitulah skedulnya, bangun pagi - kegiatan sampe malam hari - ganti baju santai - gaplek bersama sambil berbagi cerita dan hahahihi- muka kena coreng abu rokok - ngantuk- cuci muka - istirahat - bangun pagi. Ada suatu malam dimana si Daniel yang jarang ngomong serius bercerita agak serius kepada gw dan Valid tentang jalur hidup yang akan dia buat, lanjut boy! Semoga cepat keluar dari Roeteng! Libur minggu pertama kita jalan sekitaran Kota Malang, ini pictnya:
Tetapi setelah dua-tiga hari berlalu kamipun bisa beradaptasi. Ya begitulah skedulnya, bangun pagi - kegiatan sampe malam hari - ganti baju santai - gaplek bersama sambil berbagi cerita dan hahahihi- muka kena coreng abu rokok - ngantuk- cuci muka - istirahat - bangun pagi. Ada suatu malam dimana si Daniel yang jarang ngomong serius bercerita agak serius kepada gw dan Valid tentang jalur hidup yang akan dia buat, lanjut boy! Semoga cepat keluar dari Roeteng! Libur minggu pertama kita jalan sekitaran Kota Malang, ini pictnya:




Libur minggu kedua kami jalan ke Batu Night Spectacular, ini pictnya:


Singkat cerita ketika dalam angkot carteran perjalanan ke BNS, satu-persatu dari kami mulai mengetahui penempatannya! Ada someone berkelamin wanita mendapat Kanwil DJP Sumbar dan Jambi, homebase lah itungannya, trus satu lagi wanita dapet Kantor Pusat a.k.a Jakarta. Gw pun ga punya hasrat sama sekali mengecek penempatan gw dimana. Karena ada sedikit penelikungan informasi yang awalnya mengatakan nilai DTSD akan digunakan, tetapi ternyata hanya IP yang mempengaruhi karena DTSD belum dilaksanakan. Kecil hati sudah pasti, karena gw memilih All Bali pada ketiga kolom polling penempatan. Singaraja, Tabanan, Gianyar. Ciut, bahkan plan-plan yang sudah saya rencanakan sebelumnya apabila saya hidup di Bali semuanya mengabur perlahan. Masih di perjalanan, beberapa wanita mendapat penempatan Jakarta. Gw yang di depan dengan si Ruteng yang masih saja membuat plat mobil jadi bahan bercandaan, "DK xxxx BK, weits mobil plat DK, Amiin" kata gw. Tiba-tiba si Roeteng menyahut "BK, Bulukumba". "Jancok :fuck:". Seneng bener orang seperti dia melihat penderitaan orang lain.
Dan kamipun sampai di BNS, sambil mengambil uang di ATM, beberapa dari kami mengetahui penempatannya satu-persatu, "Pepededepe Pusat, Alhamdulillah!" ujar salah satu oknum. Gw pun ditawari oleh Tata untuk dibantu ngecek penempatan kepada temannya, tapi gw tolak, gw pun membakar sebatang rokok di hangatnya Kota Batu sekadar menghangatkan tubuh dan menenangkan pikiran, bayangan mentraktir kawan-kawan karena saya dapat penempatan Bali pun rasanya sudah akan mengabur. Setelah komplit, kami pun mengantri beli Tiket, satu persatu sudah mulai mengetahui penempatan mereka, karena penasaran saya pun iseng minta dicek penempatan saya oleh si Tata, setelah bla bla nelpon "Guntur Kanwil DJP Kaltim" katanya. "Hah? Kaltim kan Ibukotanya Samarinda? Kalo kira-kira Kanwil di Ibukotanya, berarti penempatan saya di Samarinda? Jancok" batin gw. Sangat kecewa mendengar hasil pengumuman penempatan. Tapi mau gak mau lanjut have fun ajaa..kapan lagi menikmati Malang sebelum ke Luar Jawa.
Setelah keliling bla bla, saya dan beberapa teman keluar dari wahana Rumah Hantu, lalu Tata bilang "Maaf Guntur, tadi salah, yang bener Kanwil DJP Jaktim". Wanjeeer senang rasanya ga jadi keluar Jawa, yah meskipun Jakarta katanya macet de el el seenggaknya bisa sering pulang lah, tiket ga mahal amat ini. Setelah jalan bla bla bla, beberapa teman yang saya minta untuk mengecek penempatan mengkonfirmasi saya "Kanwil DJP Kaltim". Dan si Tata pun membenarkan Kaltim. Behh.. gimana rasa pas mendengarnya, gw juga udah lupa. Lanjut gw diajak beberapa teman naik suatu Wahana yang muter-muter lah pokoknya, nyawa cuma ditambatkan pada empat rantai ckck, "Okelah boleh" gw pun mengiyakan, kami pun naik, dan gak lama kemudian Wahana dijalankan, gw dilempar-putar di ketinggian tertentu dengan cukup kencang. Gw ga bisa berkata apa-apa selain berteriak "Kalimantaaan Timuurr!!!" "Kalimantaaan Timuurr faaakk youuu!!!" "faaak youu!!!" "Kalimantaaan!!!" "Timuurr!!!".
-----
Jam pun berlalu. Sudah waktunya pulang ke Asrama, dan besok pagi harus packing pulang ke Kepanjen buat persiapan, utamanya cari-cari info kantor dan penstabilan mental. Pagi pun datang, malemnya gw bilang kalo besok gak ikutan rafting (bersama beberapa teman) karena rasanya seperti masih belum menikmati hidup, bahkan rokokan pun gak berasa lagi. Campak cuk. Bali batal.
-----
Keesokan harinya saya pun mengecek. Diluar dugaan ternyata Kanwil DJP Kalimantan Timur itu berlokasi di Balikpapan! bukan di Samarinda. Sebentar, rasanya saya pernah dengar kalo Balikpapan itu beritanya (walaupun hanya sekedar wacana) bakal dijadikan Ibukota Indonesia 2014 nanti. Waw. Dibenak gw setidaknya Kota Balikpapan ini pasti bagus, rapi, bersih, ga macet, dan memenuhi syarat sebagai kota idaman. Perlahan semangat hidup gw mulai kembali. Ya, perlahan. Masih pengen penempatan Bali, tentu saja. Padahal udah niat bakal berjuang saat ujian DTSD nanti, tapi apa daya saya. Setelah gw googling, Balikpapan itu: Website resmi Kotanya (www.balikpapan.go.id) lengkap dan detail, mulai dari trayek angkot hingga tempat perbelanjaan dan lain-lain! Bukan website Daerah yang sekadar memampang wajah Walikotanya di web, seperti kata dosen saya.
-----
Selanjutnya saya tambahkan beberapa info dari Kaskus: "TS melihat isu tersebut seperti akan menjadi kenyataan, yang jadi masalahnya adalah opsi mana yang akan dipilih oleh pak SBY. Jika opsi kedua atau ketiga yang dipilih ada baiknya kita melihat salah satu kota maju yang letaknya di kalimantan timur yaitu kota Balikpapan. berikut berbagai alasan yang mungkin dapat di pertimbangkan : 1. Kota Balikpapan dari geografisnya sangatlah strategis dalam pemetaan indonesia tercinta ini. kota ini terletak di tengah indonesia (WITA-waktu indonesia tengah dan terletak di garis khatulistiwa). Letaknya yang strategis, menjadikan kota ini sangat baik untuk pemerintahan maupun perdagangan, kota ini dekat ke singapore, ke malaysia, ke philipina, ke sumatra, ke jawa, ke makasar, ke surabaya, ke bali, ke menado, ke ambon, ke papua.., sehingga pemerataan kesejahteraan diharapkan dapat berkembang seiring dengan berkembangnya kota ini. 2. Karena Kota ini terletak di khatulistiwa, maka kota ini tidaklah mengenal musim hujan atau musim kemarau. Kota ini tidak pernah mengalami kedua musim itu, yang artinya setiap bulan pasti ada hujan. Itu salah satu keistimewaannya. 3. Kota ini adalah kotal multikultural..., berbagai macam etnies bangsa hidup aman tenteram disini, karena pada dasarnya kota ini adalah kota pendatang. Karena banyaknya industri pertambangan, perminyakan, perkebunan, kelautan, dll sehingga Hampir semua suku yang ada di indonesia dapat ditemukan disini. Bahkan kita dengan mudah menemukan banyak bule diangkot, dipasar, di mall dll. 4. Kota ini adalah sumber energi Indonesia. Kekayaan alam yang terkandung dalam kota ini sangat2lah besar sekali. Jumlah Gas yang terbesar di indonesia, Minyak yg sangat banyak sehingga balikpapan juga dikenal sebagai kota minyak, Tambang batubara yang sangat besar sekali, Kayu yang berlimpah, Ikan yang berhamparan, dan Juga kandungan uranium terbesar sedunia. jadi apabila indonesia ingin mengembangkan nuklir untuk kebutuhan energi suatu saat nanti, kota ini dapat mencukupinya. 5. Kota ini sangat bersih, sehingga selalu menjadi langganan mendapatkan piala adipura di indonesia. 6. Kota ini sangat aman dan damai, kejahatan tidak banyak melanda kota ini. pencurian, perampokan sangat jarang terjadi, hal ini dikarenakan mayoritas penduduk adalah pendatang dan saling menghormati satu sama lain. 7. Kota ini juga sangat indah, karena walaupun berada di tepi pantai, tetapi memiliki bukit2 pasir yang elok dengan jalan2 menyisir bukit landai yang sangat bagus. berikut penampakan dari kota ini. 8. Kota ini juga tidak pernah mengalami Gempa bumi dan Banjir, karena jauh dari gugusan cincin api yang notabene banyak terdapat di pulau sumatra dan jawa dan memiliki kontur yang tinggi karena berbukit2. Yak lanjut foto-foto Balikpapan dari Kaskus yang membuat gw gak keberatan ditarik kesana.
Dan kamipun sampai di BNS, sambil mengambil uang di ATM, beberapa dari kami mengetahui penempatannya satu-persatu, "Pepededepe Pusat, Alhamdulillah!" ujar salah satu oknum. Gw pun ditawari oleh Tata untuk dibantu ngecek penempatan kepada temannya, tapi gw tolak, gw pun membakar sebatang rokok di hangatnya Kota Batu sekadar menghangatkan tubuh dan menenangkan pikiran, bayangan mentraktir kawan-kawan karena saya dapat penempatan Bali pun rasanya sudah akan mengabur. Setelah komplit, kami pun mengantri beli Tiket, satu persatu sudah mulai mengetahui penempatan mereka, karena penasaran saya pun iseng minta dicek penempatan saya oleh si Tata, setelah bla bla nelpon "Guntur Kanwil DJP Kaltim" katanya. "Hah? Kaltim kan Ibukotanya Samarinda? Kalo kira-kira Kanwil di Ibukotanya, berarti penempatan saya di Samarinda? Jancok" batin gw. Sangat kecewa mendengar hasil pengumuman penempatan. Tapi mau gak mau lanjut have fun ajaa..kapan lagi menikmati Malang sebelum ke Luar Jawa.
Setelah keliling bla bla, saya dan beberapa teman keluar dari wahana Rumah Hantu, lalu Tata bilang "Maaf Guntur, tadi salah, yang bener Kanwil DJP Jaktim". Wanjeeer senang rasanya ga jadi keluar Jawa, yah meskipun Jakarta katanya macet de el el seenggaknya bisa sering pulang lah, tiket ga mahal amat ini. Setelah jalan bla bla bla, beberapa teman yang saya minta untuk mengecek penempatan mengkonfirmasi saya "Kanwil DJP Kaltim". Dan si Tata pun membenarkan Kaltim. Behh.. gimana rasa pas mendengarnya, gw juga udah lupa. Lanjut gw diajak beberapa teman naik suatu Wahana yang muter-muter lah pokoknya, nyawa cuma ditambatkan pada empat rantai ckck, "Okelah boleh" gw pun mengiyakan, kami pun naik, dan gak lama kemudian Wahana dijalankan, gw dilempar-putar di ketinggian tertentu dengan cukup kencang. Gw ga bisa berkata apa-apa selain berteriak "Kalimantaaan Timuurr!!!" "Kalimantaaan Timuurr faaakk youuu!!!" "faaak youu!!!" "Kalimantaaan!!!" "Timuurr!!!".
-----
Jam pun berlalu. Sudah waktunya pulang ke Asrama, dan besok pagi harus packing pulang ke Kepanjen buat persiapan, utamanya cari-cari info kantor dan penstabilan mental. Pagi pun datang, malemnya gw bilang kalo besok gak ikutan rafting (bersama beberapa teman) karena rasanya seperti masih belum menikmati hidup, bahkan rokokan pun gak berasa lagi. Campak cuk. Bali batal.
-----
Keesokan harinya saya pun mengecek. Diluar dugaan ternyata Kanwil DJP Kalimantan Timur itu berlokasi di Balikpapan! bukan di Samarinda. Sebentar, rasanya saya pernah dengar kalo Balikpapan itu beritanya (walaupun hanya sekedar wacana) bakal dijadikan Ibukota Indonesia 2014 nanti. Waw. Dibenak gw setidaknya Kota Balikpapan ini pasti bagus, rapi, bersih, ga macet, dan memenuhi syarat sebagai kota idaman. Perlahan semangat hidup gw mulai kembali. Ya, perlahan. Masih pengen penempatan Bali, tentu saja. Padahal udah niat bakal berjuang saat ujian DTSD nanti, tapi apa daya saya. Setelah gw googling, Balikpapan itu: Website resmi Kotanya (www.balikpapan.go.id) lengkap dan detail, mulai dari trayek angkot hingga tempat perbelanjaan dan lain-lain! Bukan website Daerah yang sekadar memampang wajah Walikotanya di web, seperti kata dosen saya.
-----
Selanjutnya saya tambahkan beberapa info dari Kaskus: "TS melihat isu tersebut seperti akan menjadi kenyataan, yang jadi masalahnya adalah opsi mana yang akan dipilih oleh pak SBY. Jika opsi kedua atau ketiga yang dipilih ada baiknya kita melihat salah satu kota maju yang letaknya di kalimantan timur yaitu kota Balikpapan. berikut berbagai alasan yang mungkin dapat di pertimbangkan : 1. Kota Balikpapan dari geografisnya sangatlah strategis dalam pemetaan indonesia tercinta ini. kota ini terletak di tengah indonesia (WITA-waktu indonesia tengah dan terletak di garis khatulistiwa). Letaknya yang strategis, menjadikan kota ini sangat baik untuk pemerintahan maupun perdagangan, kota ini dekat ke singapore, ke malaysia, ke philipina, ke sumatra, ke jawa, ke makasar, ke surabaya, ke bali, ke menado, ke ambon, ke papua.., sehingga pemerataan kesejahteraan diharapkan dapat berkembang seiring dengan berkembangnya kota ini. 2. Karena Kota ini terletak di khatulistiwa, maka kota ini tidaklah mengenal musim hujan atau musim kemarau. Kota ini tidak pernah mengalami kedua musim itu, yang artinya setiap bulan pasti ada hujan. Itu salah satu keistimewaannya. 3. Kota ini adalah kotal multikultural..., berbagai macam etnies bangsa hidup aman tenteram disini, karena pada dasarnya kota ini adalah kota pendatang. Karena banyaknya industri pertambangan, perminyakan, perkebunan, kelautan, dll sehingga Hampir semua suku yang ada di indonesia dapat ditemukan disini. Bahkan kita dengan mudah menemukan banyak bule diangkot, dipasar, di mall dll. 4. Kota ini adalah sumber energi Indonesia. Kekayaan alam yang terkandung dalam kota ini sangat2lah besar sekali. Jumlah Gas yang terbesar di indonesia, Minyak yg sangat banyak sehingga balikpapan juga dikenal sebagai kota minyak, Tambang batubara yang sangat besar sekali, Kayu yang berlimpah, Ikan yang berhamparan, dan Juga kandungan uranium terbesar sedunia. jadi apabila indonesia ingin mengembangkan nuklir untuk kebutuhan energi suatu saat nanti, kota ini dapat mencukupinya. 5. Kota ini sangat bersih, sehingga selalu menjadi langganan mendapatkan piala adipura di indonesia. 6. Kota ini sangat aman dan damai, kejahatan tidak banyak melanda kota ini. pencurian, perampokan sangat jarang terjadi, hal ini dikarenakan mayoritas penduduk adalah pendatang dan saling menghormati satu sama lain. 7. Kota ini juga sangat indah, karena walaupun berada di tepi pantai, tetapi memiliki bukit2 pasir yang elok dengan jalan2 menyisir bukit landai yang sangat bagus. berikut penampakan dari kota ini. 8. Kota ini juga tidak pernah mengalami Gempa bumi dan Banjir, karena jauh dari gugusan cincin api yang notabene banyak terdapat di pulau sumatra dan jawa dan memiliki kontur yang tinggi karena berbukit2. Yak lanjut foto-foto Balikpapan dari Kaskus yang membuat gw gak keberatan ditarik kesana.

-----
Testi para senior tentang penempatan saya:
Mas Vq: "balikpapan iku pilihan ke3ku mbiyen tur, ketoke ceweke sip sip ndek kono, hehee"
Mas Yugi: "balikpapan enak.. tapi biaya hidup tinggi.. kutone apik.. mall gedi2.. wonge hedon2.. bandara gampang d akses,, tikt pesawat murah.." "Komplek GKN d kutone tur,jos gandos cewek2 e =p" :hammer
Om Danis: "minder sit nang mal balikpapan. level artis kabeh ceweke... wkwkwk" Jadi makin tertantang menuju Balikpapan..hahahah
-----
Satu lagi yang pasti gw bakal ketemu teman gw yang hilang gara-gara sistem DO STAN, di Kalimantan Timur juga.
-----
"The less we know, the more we sit still" - Dougy Mandagi (The Temper Trap)


6 comments:
Ampe ketemu di suatu waktu y Saudara Guntur. ^_^
ampe ketemu disuatu waktu y saudara Guntur ^_^
mapir sini cuk theyoungapollo.blogspot.com
walau agak absurd, bisa buat tempat main tuh. :D
jangan nakal-nakal di pulau orang, bisa-bisa kena teluh orang dayak kau. hahaha
selamat atas penempatannya cuk. jangan nakal-nakal di pulau orang, bisa-bisa kena teluh orang dayak kau. hahahha
btw, mampir sini lah kau, theyoungapollo.blogspot.com
walau agak absurd, lumayan lah jadi tempat main-main. :D
@Nia: Sampai ketemu juga saudara Nia.. :)
@Pace: hahahh oke gan ke TKP, semoga ga serius2 amat seperti blog gw ini,,
Jangan sampe lah yang itu.. Naudzubillah mindzalik..
selamat bung. kata temenku yg di bdk bpp, kotanya bersih n banyak bulenya
Poskan Komentar