Jumat, Februari 17, 2012

Tour de Samarinda

Sesuai judul, touring pertama Balikpapan-Samarinda saya ini menggunakan motor. Lumayan mendadak sekedar ingin tahu bentuk Kota Samarinda.

Welcome Sign
 Jalan menuju Stadion Utama Kaltim

Masjid Islamic Center Samarinda

Masjid Islamic Center Samarinda

Jalanan menuju Kota Samarinda

Bukit yang dikeruk


Bukit yang dikeruk II


Bukit yang dikeruk III

Bukit yang dikeruk IV

Mobil Tambang


 Salah satu sisi hutan Kalimantan

Salah satu sisi hutan Kalimantan II

Salah satu sisi hutan Kalimantan III

 Hutan Kalimantan, banyak flora yang tidak ada di Hutan Jawa ada disini.

 Before

After


Total Jarak pulang pergi yang ditempuh sepanjang Balikpapan - Samarinda plus jalan-jalan dalam Kota kurang lebih 268 Km.

Read more...

Jumat, Januari 27, 2012

Banjarmasin Backpacking

20 Januari gw bertiga bertolak menuju Banjarmasin dari Balikpapan, memilih perjalanan darat-air ketimbang udara, karena memiliki kelebihan yaitu bisa mengambil gambar di tiap-tiap daerah yang dilewati ataupun tempat transitnya kendaraan darat maupun kendaraan laut.

Jumat malam berangkat dari Balikpapan dengan menggunakan agen bus Gelora, awalnya sih sempat batal jalan karena kehabisan tiket bus AC, tetapi keinginan kami untuk mengumpulkan lembar demi lembar cerita Kaltim Undercover mengeksplor Banjarmasin membuat kita tetap melaju walau dengan bus ekonomi.

Antri bus memasuki kapal memakan waktu sekitar setengah jam.

 
Kapal laut menuju Penajam, Kaltim
Setelah turun dari kapal, maka bus memasuki daerah Penajam, Kaltim.

Total rute yang ditempuh: Balikpapan - Penajam - Tanah Kuaro - Tanjung - Barabai - Martapura - Banjar Baru - Banjarmasin.

Karena wisata dadakan, maka sesampai di Banjarmasin kami baru membuka dan mencari info wisata apa saja yang ada di Banjarmasin. Di website pemerintah daerahnya kita mendapati beberapa spot wisata, dan sial semuanya bisa dikunjungi dalam waktu kurang dari 24 jam. Sungguh ga sebanding dengan perjalanan 32 jam pulang pergi kami.

Awalnya berniat memesan kamar di Hotel Sabrina dan ternyata penuh. Lalu kami menginap di Guest House Surya Abadi. Cukup bersahabat di kantong rate-nya.

  Satu-satunya Mall di Banjarmasin, Duta Mall

Istirahat dan mamam dulu
 Ada bemo juga di Banjarmasin!

Jembatan Sungai Martapura

Di area sepanjang sungai Martapura digunakan seperti sejenis alun-alun tetapi bentuknya memanjang, namanya Taman Siring. Disana ada berbagai komunitas, dari skate dan BMX yang beratraksi di atas papan hingga shuffle dance.

 Taman Siring di Sepanjang Sungai Martapura

 Komunitas shuffle dance Banjarmasin

Komunitas fixie malam Banjarmasin
 
 Bagian jalan yang lengang
  
Jamu Banjarmasin yang saya beli

Esok harinya kami bangun kesiangan sehingga melewatkan momen Pasar Terapung haha.

Tetapi ga pake lama, kita pun langsung cabs menuju Hutan Wisata Alam Pulau Kembang.. perjalanan air ke Pulau Kembang kita tempuh menggunakan perahu sewaan dari orang sekitar. Saya estimasikan biayanya mencapai Rp350.000 atau lebih, tapi ternyata salah, biayanya hanya Rp150.000. Karena bapak yang punya perahu nya ramah dan baik kami pun memberikan tambahan.

 Berangkat dengan perahu
 Pemandangan tempat kita mulai berperahu




Sekitar setengah jam kemudian, sampailah kita pada Wisata Alam Pulau Kembang Banjarmasin!!

 Plang Wisata
 Perahu-perahu yang transit di Pulau Kembang
 




Ga menarik-menarik amat sih wisatanya. Sangat kurang perawatan dan pemugaran dari pemerintah daerah setempat!

Overall, Wisata Banjarmasin kali ini banyak kecewanya dibanding puasnya.
 
 Buah Lay asli Kalsel 

 
Dikupasss

Read more...

Jumat, Januari 20, 2012

Wisata Balikpapan: Pantai Lamaru, Penangkaran Buaya, Pantai Ambalat

15 Januari 2012, gw yang biasanya susah buat bangun pagi hari saat wiken, gw yang rencana-rencana jalan pagi hari sebelumnya selalu fail.. tapi gak buat hari ini, gw bangun pagi! Kita ngebeach sekaligus hunting foto dan nyobain lensa yang baru dibeli salah satu kawan.

Pagi hari sekitar jam 7.00 WITA kita sudah tancap gas dengan 3 motor menuju Pantai Lamaru. Sesampainya di daerah sekitar pantai, kita menengok ke jalan arah pantai, tetapi sial disana ada plang proyek. Kita pun tetap mencoba menerobos masuk, sekitar 700 meter ternyata ada beberapa petugas sedang melaksanakan pembangunan proyek di pantai tersebut. Sempat meminta ijin untuk sekedar melakukan pengambilan gambar, berhubung banyak alat-alat konstruksi, kita pun tidak diijinkan mengambil gambar.

Gagal.. iya sih, tetapi kita lanjut memacu motor menuju ke Sarang Buaya dalam keadaan laper sebangetnya. Entry ticket Penangkaran Buaya ini sebesar Rp10.000 saja. Didalamnya cukup banyak kandang-kandang dan rawa-rawa buaya disana, dari yang junior ampe sepuh ampe ratu buaya.

  Buaya mangaaap!

 
Buaya menikmati weekend!

Penangkaran Buaya

Sate Buaya belum bisa dipesan!


Daftar menu buaya!

 Tititt buaya, hahaha!

Sempat memesan menu Sate Buaya dan sejenisnya, tetapi sial, stock daging sedang habis. Alhasil kita memacu motor mencari tempat makan disekitar, dan dapatlah warung ikan bakar di pedalaman Kutai Kartanegara. Menu yang disediakan cukup murah, nasi tidak dihitung harganya, dan sepotong Ikan Salmon, Ikan Barracuda ataupun Dada Ayam hanya Rp10.000 per potong.

Mari makaan!

Setelah Sarapan kita cabs ke Pantai Ambalat, yang merupakan kepanjangan dari Ambarawang Laut.

Pantai Ambalat

Pohon durian di pinggir jalan menuju pantai! kalo di Jawa, mungkin tinggal pohonnya saja ya.

Sepulang dari Pantai Ambalat kita pun mencoba hunting foto di Makam Jepang, dalam perjalanan ke Makam Jepang saya melihat acara resepsi pernikahan yang diselenggarakan di pinggir pantai.. keren!

Beach Wedding! menghadap ke pantai.

Awalnya sih, Makam Jepang dalam keadaan terkunci, iseng gw utak-atik, akhirnya kebetulan terbuka, sehingga kita bisa masuk. Permisi mbah..

Gerbang khas Jepang

 
Plang pemberitahuan dari pemerintah setempat

Gazebo diatas air

Makam Jepang

Nisan Jepang

Nisan jepang (detail)
Read more...